22 August 2016

TV Series Review: W - Part 5


Seorang wanita, anak dari kartunis terkenal, mengalami sebuah insiden yang membawanya masuk ke dalam “dunia” yang berbeda, dunia di mana telepon selulernya tidak berfungsi dan dua bulan sama dengan tidak lebih dari setengah jam di “dunia” tempat dia berasal. Di sana wanita yang berprofesi sebagai dokter ahli bedah tersebut bertemu dengan seorang pria mantan atlet dengan popularitas yang tinggi, pria yang secara tidak langsung "mengikat" si wanita di dalam “dunia” baru tersebut. Masalahnya adalah sang pria merupakan “ciptaan” dari ayah si wanita.

Blogger Tricks

20 August 2016

Review: Viral (2016)


"I can feel it inside of me."

Diproduksi oleh Blumhouse Productions menarik ketika mendapati ‘Viral’ dirilis lewat video on demand. Memang selain beberapa “produk” andalannya yang telah populer film-film dari movie production company yang fokus di genre horror ini kerap terasa seperti trial and error, putar kembali premis klasik bersama budget yang kecil. Apakah treatment yang ia peroleh menandakan ‘Viral’ tidak lebih baik dari film-film lain Blumhouse yang mendapat kesempatan rilis di layar lebar? No, together with ‘Hush’ so far this one is this year not-bad-film from the studio that brought you Paranormal Activity, Insidious, Sinister, The Purge, Oculus, Ouija, The Visit, and Whiplash.

19 August 2016

Review: Into the Forest (2016)


"Anybody there?"

Banyak cara yang dapat digunakan oleh sebuah film untuk meninggalkan impresi menarik bagi penontonnya, cara termudah tentu saja dengan menciptakan kehebohan penuh ledakan, jika film tentang kiamat maka libatkan manusia dalam pertarungan dengan alien dan zombie misalnya. ‘Into the Forest’ mencoba sisi sebaliknya, sebuah kisah tentang “kekacauan” yang terjadi di sebuah bencana dengan pendekatan yang minimalis, menyaksikan karakter bertahan hidup and shaping their life, keep you wondering with survival and sisterhood story. Produced by Juno MacGuff, it feels like ‘Into the Wild’ meets ‘Ex Machina’ without robots presences.

18 August 2016

Fresh Fifteen: July


15. Shawn Mendes - Three Empty Words

'Three Empty Words' merupakan tipikal lagu tentang cinta dan heartbreak namun apa yang membuatnya sukses mencuri perhatian adalah cara Shawn Mendes yang dengan baik menggunakan petikan gitar yang sepenuhnya mendominasi sejak awal hingga akhir untuk menemani ia bercerita tentang sebuah situasi sulit dalam sebuah hubungan cinta. Acoustic ballad ini punya hook yang manis karena di setiap lirik yang  dinyanyikan oleh Shawn Mendes pendengarnya dapat merasakan situasi dan rasa sakit yang ia alami.

17 August 2016

Review: Pete’s Dragon (2016)


"Dragon! It’s a dragon!"

Disney belum berhenti untuk bercerita tentang believing in wonder di tahun ini. Di awal tahun kita sudah bertemu dengan Zootopia bersama seekor kelinci yang berjuang meraih mimpinya, yang kemudian disusul oleh ‘The Jungle Book’ dan Finding Dory. Kini ‘Pete's Dragon’ hadir mencoba meneruskan pencapaian tadi, sebuah redesign yang sehat pada a tale of a magic tentang kisah persahabatan antara seorang manusia dengan seekor naga dengan kombinasi heart, semangat, dan visual yang menyenangkan. It’s ‘The Good Dinosaur’ meets ‘The Jungle Book’ with good heart and magic.

15 August 2016

TV Series Review: W - Part 4


Seorang wanita, anak dari kartunis terkenal, mengalami sebuah insiden yang membawanya masuk ke dalam “dunia” yang berbeda, dunia di mana telepon selulernya tidak berfungsi dan dua bulan sama dengan tidak lebih dari setengah jam di “dunia” tempat dia berasal. Di sana wanita yang berprofesi sebagai dokter ahli bedah tersebut bertemu dengan seorang pria mantan atlet dengan popularitas yang tinggi, pria yang secara tidak langsung "mengikat" si wanita di dalam “dunia” baru tersebut. Masalahnya adalah sang pria merupakan “ciptaan” dari ayah si wanita.

14 August 2016

Movie Review: Alice in Earnestland (2015)


Cinta memiliki beragam definisi, yang paling sederhana adalah bahwa cinta merupakan sebuah rasa yang menyatukan dua insan manusia dan kemudian mereka gunakan untuk hidup bahagia bersama. Namun terdapat kekuatan magis yang dimiliki oleh cinta, hal yang akan membuat orang rela berkorban untuk dapat membuat sosok yang ia sayangi, kasihi, dan cintai merasakan bahagia, dan ketika itu tercapai dia juga akan merasa bahagia. How far love can go, how deep love can go, itu tadi hal yang digunakan oleh film ini untuk bercerita tentang cinta dengan cara yang tidak biasa. Alice In Earnestland (Sungsilhan Naraui Aellisu): a crazy love story.